Kamis, 17 November 2011

Pertemuan Materi ke 4_Pendekatan Teori dalam Problem Pendidikan

TEKNOLOGI SEBAGAI SEBUAH PENDEKATAN DALAM PROBLEM PENDIDIKAN

         Teknologi modern dalam bidang komunikasi seperti berupa peralatan elektronik dan bahan (software) yang sebagian besar orang mengatakan seperti itu dan yang telah mampu mempengaruhi seluruh sektor kehidupan termasuk pendidikan.Eric Ashby (1972, halaman 9) berpendapat bahwa produk elektronik itu telah menimbulkan revolusi yang keempat dalam bidang pendidikan. 
1.Revolusi pertama terjadi pada waktu masyarakat memberikan wewenang pendidikan kepada orang tertentu hingga timbul “profesi guru”. Revolusi ini mengakibatkan pergeseran dari pendidikan di “rumah” oleh orang tua sendiri, ke arah pendidikan secara formal di sekolah. 
2.Revolusi yang kedua terjadi dengan dipakainya bahasa tulisan disamping bahasa lisan dalam menyajikan pelajaran di sekolah. 
3.Revolusi ketiga terjadi dengan ditemukanya mesin cetak yang pada gilirannya menyebabkan banyaknya buku yang tersedia dan dipakai di sekolah 
4.Revolusi yang keempat boleh dikatakan mulai berlangsung sejak empat puluh tahun yang lalu.  
   Teknologi Sebagai Sebuah Pendekatan dalam Problem Pendidikan Teknologi dikatakan sebagai sebuah pendekatan dalam problem pendidikan, karena kata Teknologi dapat diambil pengertian dari istilah teknologi pendidikan yang dalam bahasa inggris nya adalah in structional technology atau educational technology. Salah satu pendapat bahwa instructional technology means the media born of the communications revoluton which can be used for instructional purpose alongside the teacher, the book, and blackboard (Commission on instructional Technology dalam Norman Beswick, Resource learning, 1977 hal. 39)
   Salah satu yang dapat dijadikan dalam problem pendidikan ini adalah komunikasi. Melalui media komunikasi inilah, yang dimana sudah berkembang begitu cepat atau pesat dalam dunia pendidikan, guna untuk pengembangan, penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki serta meningkatkan proses belajar manusia. Teknologi komunikasi pendidikan (TKP) dapat dijelaskan melalui dua pendekatan. Yang pertama adalah dari sudut komunikasi sehingga bearti teknologi komunikasi yang dipakai dalam bidang pendidikan. Pendekatan yang kedua dari sudut pendidikan yaitu yang mengartikannya sebagai teknologi pendidikan yang memanfaatkan media komunikasi, kedua pendekatan ini sebenarnya berbeda tetapi dalam pengaplikasiannya yang digunakan secara bergantian. 
   Alat-alat teknologi yang digunakan sebagai sebuah pendekatan, ini sangat lazim disebut “hardware” diantaranya TV, radio, vidio tape, computer, dan lain-lain. Adapun langkah-langkah yang diikuti dalam metode teknologi pendidikan adalah : 
1. Merumuskan tujuan yang jelas yang harus dicapai, yang dapat dipandang sebagai masalah. 
2.Menyajikan pelajaran menurut cara yang dianggap serasi yang kita pandang sebagai “hipotesis” yang perlu dites. 
3. Menilai hasil pelajaran untuk memuji hipotesis itu. 
4. Mencari perbaikan andaikan hasilnya belum memenuhi syarat atau standar yang ditentukan dan melangsungkan percobaan dengan cara lain sampai tercapai apa yang diharapkan.
   Aplikasi Teknologi Pendidikan Hasil penelitian secara nyata membuktikan bahwa penggunaan alat bantu sangat membantu aktivitas proses belajar mengajar di kelas, terutama dalam peningkatan prestasi belajar peserta didik. Kadang-kadang dosen/guru ingin memilih beban seminimal mungkin dalam pelaksanan tugas mengajar; hal ini terbukti, penggunaan metode ceramah (lectured methode) menonton paling populer dikalangan dosen/guru. Keterbatasan media teknologi pendidikan di satu pihak dan lemahnya kemampuan dosen/ guru menciptakan media tersebut di sisi lain membuat penerapan metode ceramah makin menjamur. Kondisi ini jauh dari menguntungkan. 
  Terbatasnya alat-alat teknologi pendidikan yang dipakai dikelas diduga merupakan salah satu sebab lemahnya mutu studi mahasiswa atau pelajar atau masyarakat pada umumnya. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, teknologi komunikasi mengalami kemajuan yang sangat pesat dan untuk selanjutnya berpengaruh terhadap pola komunikasi di masyarakat, karena dibuatnya instrumen teknologi komunikasi seperti satelit, tv, radio, vidio-tape dan komputer memberi arti tersendiri bagi proses komunikasi antar-manusia. 
  Perbedaan Teknologi Pendidikan Sebagai Sebuah Konsep dan Aplikasi Pada umumnya teknologi tidak mengenal batas-batas wilayah, idiologi, agama, dan suku bangsa; teknologi telah mengurangi secara drastis jarak waktu dan ruang. Aplikasi teknologi pendidikan sangat relevan bagi pengelolaan pendidikan pada umumnya dan kegiatan belajar mengajar pada khususnya, aplikasi yang dimaksud adalah : 
Pertama, teknologi pendidikan memungkinkan adanya perubahan kurikulum, baik strategi, pengembangan maupun aplikasinya. Teknologi pendidikan mempunyai fungsi luas, tidak hanya terbatas pada kebutuhan kegiatan belajar mengajar di kelas, melainkan dapat berfungsi sebagai masukan bagi pembinaan dan pengembangan kurikulum yang dikaji secara ilmiah, logis, sistematis dan rasional sesuai dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi. 
Kedua, teknologi pendidikan menghilangkan, kalaupun tidak secara keseluruhan, pola pengajaran tradisional. Ia berperan penuh dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, meskipun sebenarnya mempunyai kemampuan (capability) yang terbatas dan dengan teknologi pendidikan pulalah keterbatasan itu tertolong. 
Ketiga, teknologi pendidikan membuat pengertian kegiatan belajar menjadi lebih luas, lebih dari hanya sekedar interaksi guru-murid di dalam ruang dan waktu yang sangat terbatas. Teknologi pendidikan dapat dianggap sebagai sumber belajar, dan biasanya memberikan rangsangan positif dalam proses pendidikan. 
Keempat, aplikasi teknologi pendidikan dapat membuat peran guru berkurang, meskipun teknologi pendidikan tidak mampu menggantikan guru secara penuh. Teknologi pendidikan adalah teknologi pendidikan, guru adalah guru. Meskipun demikian bagi guru dam murud, teknologi pendidikan memberikan sumbangan yang sangat positif. 
  Dapat kita simpulkan berdasarkan uraian diatas, bahwasanya teknologi sebagai sebuah pendekatan dalam problem pendidikan, merupakan suatu pendekatan yang sangat relevan dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan tanah air. Karena sesuai dengan peningkatan manusia dan kemajuan teknologi seiring dengan perkembangan zaman, serta pergeseran waktu dan masa, maka pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dan berpengaruh demi terwujudnya manusia yang berahklak mulia. Melalui media komunikasi, yang dimana sudah berkembang begitu cepat atau pesat dalam dunia pendidikan, guna untuk pengembangan, penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki serta meningkatkan proses belajar manusia.
   Oleh karena itu, pemuda sebaiknya dapat meminimalisir problem pendidikan ini dengan seminim mungkin. Karena pemuda tidak akan datang dua kali, melainkan sekali untuk menjadi pemuda.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar